by

TNI AU Optimalkan Pesawat Angkut dan Helikopter untuk Penanganan Karhutla

-News-15 Views
banner 468x60

SAKSI MATA – TNI Angkatan Udara mengoptimalkan pengerahan 11 pesawat angkut dan 5 helikopter untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Dukungan tersebut meliputi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), pemadaman dari udara (water bombing), pemantauan titik api, serta distribusi logistik guna memperkuat efektivitas penanganan karhutla.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, TNI AU mengerahkan 11 pesawat angkut untuk mendukung pelaksanaan OMC dan distribusi logistik. Jumlah tersebut terdiri atas lima CASA 212, dua C-130H Hercules, dan satu CN-295 yang mendukung penyemaian bahan OMC. Sementara itu, dua C-130J-30 Super Hercules digunakan untuk mendistribusikan bahan semai dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Lanud Sjamsudin Noor, Banjarmasin, dan Lanud Sri Mulyono Herlambang. Satu pesawat A-400M turut mendukung pengiriman cold storage container ke wilayah operasi.

banner 336x280

Untuk memastikan alutsista dan peralatan misi siap digunakan secara berkelanjutan, TNI AU melalui Komando Pemeliharaan Materiel TNI AU (Koharmatau) bersama satuan pemeliharaan terkait melaksanakan penyiapan, pemeriksaan, perbaikan, dan pengujian peralatan OMC. Kegiatan tersebut melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta teknisi dari sejumlah Depohar sesuai kompetensinya. Kesiapan peralatan dan dukungan teknis menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran serta kesinambungan pelaksanaan operasi.

Selain pesawat angkut, TNI AU juga mengoptimalkan dukungan dengan 5 helikopter untuk melaksanakan pemadaman dari udara, patroli udara, pemantauan titik api, serta mobilisasi personel ke lokasi kebakaran yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Dalam penanganan karhutla di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, helikopter H225M Caracal dari Skadron Udara 8 dikerahkan untuk melaksanakan patroli udara dan water bombing di sejumlah kawasan terdampak. Dengan dukungan water bucket berkapasitas sekitar 2.000 liter, helikopter Caracal dapat membantu pemadaman titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat sekaligus mendukung pemantauan perkembangan kebakaran dari udara.

Dukungan serupa juga dilakukan di kawasan Gunung Ciremai, Jawa Barat, melalui pengerahan helikopter Caracal untuk membantu memadamkan kebakaran di kawasan dengan medan terjal dan akses terbatas. Penggunaan helikopter memungkinkan air dijatuhkan langsung ke titik api yang menjadi sasaran, sehingga melengkapi upaya pemadaman oleh personel gabungan di darat.

Sementara itu, di kawasan Gunung Lawu, Jawa Tengah, helikopter NAS-332 Super Puma dari Skadron Udara 6 disiagakan untuk mendukung penanganan kebakaran melalui water bombing. Helikopter tersebut melaksanakan satu sortie dengan dua kali penumpahan air, dengan total sekitar 4.000 liter. Pelaksanaan misi menghadapi tantangan berupa kondisi cuaca, awan tebal, dan angin kencang yang memerlukan pertimbangan matang dalam menentukan pelaksanaan pemadaman dari udara.

Selain itu, helikopter NAS-332 Super Puma dikerahkan untuk membantu pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam operasi tersebut, helikopter melaksanakan dua sortie dengan 18 kali penumpahan air dan total sekitar 54.000 liter. Dukungan pemadaman dari udara diarahkan ke titik-titik kebakaran yang sulit dijangkau kendaraan pemadam di darat.

Berbagai pelaksanaan misi tersebut menunjukkan bahwa dukungan helikopter tidak terbatas pada water bombing. Patroli udara membantu memantau perkembangan situasi dan mengidentifikasi titik api, sedangkan kemampuan mobilisasi personel mendukung penanganan kebakaran di lokasi yang memiliki keterbatasan akses darat. Seluruh misi dilaksanakan sesuai kebutuhan operasi dan melalui koordinasi dengan unsur darat serta instansi terkait.

Berdasarkan Laporan Situasi (Lapsit) Posko Karhutla di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (27/10/2026), tercatat 164 titik api awal dengan luas wilayah terdampak mencapai 708,95 hektare di tiga wilayah, yakni Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Selatan. Dari jumlah tersebut, 88 titik api dengan luas 224,93 hektare telah dipadamkan, sedangkan 76 titik api dengan luas 484,02 hektare masih dalam proses penanganan.

Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan beban penanganan terbesar, dengan 126 titik api awal dan luas wilayah terdampak 602,65 hektare. Sebanyak 55 titik api dengan luas 130,33 hektare telah dipadamkan, sementara 71 titik api dengan luas 472,32 hektare masih dalam proses penanganan. Di Sumatera Selatan, 26 dari 29 titik api telah padam, sedangkan di Kalimantan Selatan, tujuh dari sembilan titik api telah berhasil dipadamkan.

Dalam pelaksanaannya, Satgas Udara menghadapi sejumlah tantangan operasional yang memengaruhi pelaksanaan penanganan karhutla. Salah satunya adalah keterbatasan waktu pelaksanaan misi karena pemadaman dari udara tidak dapat dilaksanakan pada malam hari. Kondisi tersebut membuat operasi harus disesuaikan dengan waktu dan kondisi yang memungkinkan untuk menjamin keamanan serta keselamatan penerbangan.

Faktor cuaca juga menjadi tantangan penting, baik dalam pelaksanaan water bombing maupun OMC. Hujan, jarak pandang (visibility) yang terbatas, serta asap tebal dapat memengaruhi keamanan dan kelancaran penerbangan menuju lokasi sasaran. Khusus untuk OMC, pelaksanaannya bergantung pada keberadaan awan yang memenuhi kriteria untuk disemai. Dengan demikian, waktu dan lokasi pelaksanaan operasi harus mempertimbangkan hasil analisis kondisi cuaca serta potensi pertumbuhan awan.

Tantangan lainnya adalah ketersediaan sumber air untuk mendukung water bombing. Pada musim kemarau, sejumlah sumber air mengalami penyusutan debit atau mengering.

Melalui kesiapan alutsista, dukungan personel, perencanaan operasi yang matang, serta koordinasi dengan instansi terkait, TNI AU terus mengoptimalkan kekuatan udara untuk mendukung penanganan karhutla. Seluruh upaya dilaksanakan secara terpadu dengan mengutamakan efektivitas pelaksanaan tugas dan keselamatan penerbangan.

banner 336x280

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *